Pelatihan Guruku Hebat YDSF Malang Menjadi Rangkaian Acara MUSDA I JSIT Kab. Lombok Tengah

Praya, 21-22 April 2018. Setelah beberapa waktu yang lalu telah dilaksanakan Munas 4 dan Muswil 4 JSIT Indonesia di Mataram, kini giliran kabupaten Lombok Tengah mengadakan agenda Musdanya yang pertama. Agenda ini merupakan salah satu agenda breakdown arah kebijakan JSIT Indonesia untuk berekspansi dan mengembangkan diri guna memperluas jangkauan dakwah pendidikan di Indonesia. mengingat bahwa antusias masyarakat Lombok tengah yang terus meningkat terkait kebutuhan mereka terhadap sekolah yang berkualitas untuk anak-anak mereka maka, untuk menjawab harapan-harapan tersebut dibutuhkanlah sebuah organisasi yang mengurus terkait hal tersebut. Beberapa kecamatan sudah mulai membangun sekolah Islam terpadu dari level PAUD, TK, SD SMP hingga SMA seperti di kecamatan Pringgarata, Jonggat, Pujut,Janapria dan Kota Praya Sendiri.
Oleh sebab itu, dibutuhkanlah sebuah payung organisasi untuk mengakomodir sekolah-sekolah Islam Terpadu tersebut sehingga diinisiasilah pembentukan pengurus JSIT Kabupaten lombok Tengah.
Dalam kesempatan tersebut terpilihlah Ustadzah Nurhayati, S.Pd sebagai Ketua JSIT Kabupaten Lombok Tengah periode 2018-2022 yang langsung dilantik oleh Ketua JSIT NTB Ustadzah Isting Siti Waliyah, S.Pd. Ustadzah Nung, sapaan sehari-hari dari ustadzah Nurhayati adalah merupakan Kepala Sekolah TKIT Anak Sholeh Praya.

Acara Musda teresebut dirangkaikan dengan pelatihan Guruku Hebat yang difasilitasi oleh YDSF (Yayasan Dana Sosial Al-Falah) Malang. Ada dua materi pelatihan yang disampaikan yakni tentang Pelayanan Prima dan Membangun Tim Unggulan yang dibawakan oleh trainer nasional Bapak Agung Wicaksono ST. bersama tim. Para peserta terdiri dari guru-guru yang bernaung di sekolah Islam Terpadu di Lombok Tengah sebanyak 80 peserta. Antusias para peserta sangat terlihat dari keaktifan peserta mengikuti materi pelatihan selama dua hari dari jam 08.00 sampai 17.00, dan dari beberapa testimoni peserta terhadap acara tersebut banyak yang merasa tercerahkan terkait bagaimana menjadi guru yang hebat dan WOW.
Kedepan diharapkan pada guru-guru SIT di Lombok Tengah dapat lebih kontributif bagi dunia pendidikan dalam mewujudkan generasi emas di masa datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *