Sabtu (7/11) — Semenjak menteri pendidikan mengeluarkan kebijakan tentng dihapuskannya ujian nasional (UN), maka sekolah tentu sedang bahkn sudah menetapkan bentuk lain sebagai syarat kelulusan siswa. Oleh karena itu, SDIT Anak Sholeh Praya mencanangkan penyusunan karya ilmiah (anak) menjadi salah satu syarat kelulusan. Dengan begitu, sekolah mengadakan workshop dan mengundang Ibu Mulabbiyah, M.Pd, sebagai pemateri, juga selaku dosen PGMI FTK UIN Mataram. Workshop dilaksanakan pada hari, Sabtu (7/11) dari jam 08.00 – 11.00 WITA bertempat di SDIT Anak Sholeh Praya.

Workshop berlangsung secara offline (tatap muka) namun tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker. Sebanyak 20 guru hadir menjadi peserta workshop sekaligus sebagai tim yang memiliki peran penting dalam membimbing siswa untuk penyusunan karya ilmiah seserhana kedepannya.

Materi yang disampaikan banyak memberikan pencerahan kepada guru tentang karya ilmiah yang dapat dibuat oleh siswa di tingkat sekolah dasar (SD) sehingga tidak serta merta langsung diterapkan pada siswa di semua level. Karena dalam penyusunan karya ilmiah, siswa harus diberikan stimulus dulu melalui literasi (membaca) berbagai literatur atau karya ilmiah hasil penelitian, sehingga memudahkannya menjadi peka terhadap masalah yang ada di lingkungan sekitar yang kemudian bisa diangkat menjadi topik penelitian melalui laporan hasil penelitian atau makalah.

Dengan demikian, untuk mengawal pelaksanaannya nanti, guru memulai mempersiapkannya dari sekarang yaitu salah satunya dengan menampung ilmu yang diberikan dalam kegiatan workshop bahkan meminta kesediaan ibu Mulabbiyah ikut serta terlibat membimbing guru ditengah proses yang dijalani nantinya. Semoga Allah meridhoi setiap ikhtiar dan memudahkannya. Aamiin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here