OKUB Gelombang I SDIT Anak Sholeh Praya TA. 2017/2018

Kegiatan OKUB (Observasi Kematangan Usia Belajar) gelombang pertama calon siswa baru SDIT Anak Sholeh Praya telah diselenggarakan dengan lancar dan sukses pada hari Sabtu, tanggal 1 April 2017.Kegiatan OKUB ini merupakan rangkaian dari acara kegiatan PSB (Penerimaan Siswa Baru) Tahun Ajaran 2017/2018.

Kegiatan OKUB ini diikuti oleh 57 calon siswa baru yang merupakan alumni dari TK/RA yang berasal dari berbagai kecamatan di Lombok Tengah ini. Diantaranya dari kecamatan Kopang, Praya Barat, Praya Tengah, Batukliang dan Jonggat.

 

Adapun Tujuan umum dari Pelaksanaan kegiatan OKUB ini adalah untuk mengatahui kesiapan ananda memasuki usia SD (Sekolah Dasar). Di samping itu juga, hasil observasi OKUB ini akan dijadikan sebagai data awal bagi guru dan orang tua dalam memetakan potensi yang ananda miliki dan selanjutnya akan dikembangkan selama mengikuti pendidikan 6 tahun di Sdit Anaksholehpraya.

 

Beberapa tahapan yang dilakukan pada observasi ini adalah

  1. Observasi minat bakat calon siswa, menggali modalitas belajar yang mereka miliki,
  2. Test kemampuan baca Al-Qur’an, dan
  3. CaLisTung (Baca Tulis Hitung).

Kegiatan ini juga dirangkai dengan Wawancara calon wali siswa baru.

 

Kegiatan OKUB Gelombang I ini dibagi dalam 2 sesi waktu. Yakni sesi 1 mulai jam 08.00 – 10.00 wita yang diikuti oleh pendaftar nomor urut 1-40 dan sesi 2 mulai jam 10.00 – 12.00 yang diikuti oleh pendaftar dengan nomor urut 41-57.

 

Anak-anak terlihat antusias mengikuti tahap demi tahap observasi tersebut walaupun ada satu dua calon siswa yang terlihat masih harus didampingi ortu pada saat observasi berlangsung. Ada yang berbeda pada OKUB tahun ini dari sebelumnya, yakni Observasi motorik kasar ananda berupa menendang bola, lompat tali dan melempar-menangkap bola. Sesi ini paling disukai oleh anak-anak.

Besar harapan kami dari pihak sekolah, kegiatan OKUB ini akan menjadi awal yang baik bagi ananda kita yang akan melanjutkan pendidikan Sekolah Dasar di SDIT Anak Sholeh Praya guna menjadikan mereka pribadi muslim yang sholeh dan berprestasi, sukses di dunia dan akhirat. Tentunya harapan ini akan terwujud dengan kerjasama yang baik dan saling menguatkan antara guru di sekolah dan orang tua di rumah. Insya Alloh…!!

 

 

 

 

ToR Pelatihan & Workshop PTK Guru Dan Tenaga Kependidikan TKIT /SDIT Anak Sholeh Praya

TKIT dan SDIT Anak Sholeh Praya mengadakan kegiatan ToR (Term Of Reference) Pelatihan dan Workshop PTK (Penelitian Tindakan Kelas) untuk Guru-Guru dan Tenaga Pendidik. Kegiatan ini merupakan kegiatan pertama dari rangkaian kegiatan-kegiatan pelatihan yang dijadwalkan akan berlangsung selama empat kali. Materi-materi pelatihan ini diisi oleh pemateri yang berkompeten di bidangnya yakni Bapak Tohar, M.Pd. Beliau adalah pengawas SMA Se-Provinsi NTB yang juga telah sering mengisi pelatihan-pelatihan serupa di tempat-tempat lain.

 

Kegiatan pelatihan yang pertama ini berlangsung di SDIT Anak Sholeh Praya Hari Jum’at tanggal 24 Maret 2017. Peserta pelatihan adalah semua guru TKIT dan SDIT Anak Sholeh Praya beserta staff TU sejumlah 30 orang.

“Selain memang untuk meningkatkan kapasitas serta profesionalisme guru, kegiatan ini juga merupakan tuntutan secara khusus dari JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu) Indonesia agar para guru SIT dapat mengembangkan tehnik PTK yang TERPADU kedepannya”, tutur Baiq Fitriah, S.Pd selaku inisiator acara.

 

Secara Khusus Tujuan dari Pelatihan ini adalah :

  • Meningkatkan penguasaan guru tentang Penelitian Tindakan Kelas dan langkah-langkah penyusunannya
  • Guru mampu mempersiapkan PTK pada pembelajaran yang akan berlangsung pada tri wulan akhir semester 2 ini (tahun ajaran 2016/2017)
  • Membiasakan guru dalam melakukan penelitian ilmiah dan membuat karya tulis

 

Kompetensi Peserta Pelatihan yang diharapkan dari kegiatan ini adalah

  1. Guru memahami tentang Penelitian Tindakan Kelas dan langkah-langkah penyusunannya
  2. Guru mampu menyusun PTK pada pembelajaran yang akan berlangsung pada tri wulan akhir semester 2 ini (tahun ajaran 2016/2017)
  3. Guru akan terbiasa dalam melakukan penelitian ilmiah dan membuat karya tulis

 

DRAFT ACARA PERTEMUAN I

PELATIHAN DAN WORKSHOP PTK

WAKTU KEGIATAN PenanggungJawab
14.00 – 14.15 Pembukaan

– Tilawah

– Pengantar Kasek

 

– Ust. Fathur

– Ustzh. Fit

14.15 – 15.00 Pengantar Materi PTK BapakTohar
15.00 – 16.00 Workshop PTK (langkah-langkah) BapakTohar
16.00 – 17.00 Workshop PTK BapakTohar

Lomba PTK Guru Sekolah Islam Terpadu Se-Indonesia
Dalam rangka menyukseskan Musyawarah Nasional 4 Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) INDONESIA 27-30 Juli 2017 di Lombok, diadakan LOMBA Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk seluruh guru Sekolah Islam Terpadu. Berikut penjelasan dan ketentuan lombanya:
1. Merupakan lomba perorangan bagi seluruh guru SIT di seluruh jenjang pendidikan, yang telah menggunakan pendekatan TERPADU dalam pembelajaran.
2. Pilihan Tema:
    – Efektifitas pembelajaran TERPADU
    – Peningkatan hasil belajar melalui pembelajaran TERPADU
    – Pengembangan pembelajaran TERPADU
3. Penilaian dilakukan berbasis dokumen, dengan kriteria:
   – kelengkapan proses PTK
   – Kelengkapan dokumen
   – Manfaat hasil PTK terhadap konsep pembelajaran TERPADU
4. Ketentuan materi lomba:
  a. Menggunakan huruf arial 12 dengan spasi 1,5 dan margin normal.
  b. Jumlah halaman maksimal 20 halaman, termasuk lampiran (format, gambar, foto, dll)
  c. Materi dikirim via email ke alamat ptk.munas.iv@gmail.com Paling lambat tanggal 3 juni 2017, jam 21.00 WIB.
5. Time Schedule
Pengiriman dokumen lomba: 1 Mei – 3 Juni 2017.
Pengumuman 5 orang finalis: 3 Juli 2017.
Tahap FINAL akan diselenggarakan di Lombok, tanggal 26 Juli 2017.
6. Hadiah Finalis
 a. Mendapat free tiket pp dan registrasi acara Munas 4 JSIT di Lombok
 b. Trofi dan sertifikat
 c. Uang pembinaan sebesar Rp 5jt (juara 1),  Rp 4 jt (juara 2), Rp 3jt (juara 3), Rp 2 jt ( Harapan 1), dan Rp 1 jt (Harapan 2).
CP : Shinta (089609883552)
         Yanthi (081286108866)

Sambut dan Sukseskan Munas JSIT 4 di Lombok

Pendidikan adalah komponen penting dalam parameter kemajuan sebuah bangsa. Maju mundurnya suatu bangsa tergantung sejauh mana negara tersebut memiliki kekuatan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi dan peradabannya yang semuanya bersumber dari kemajuan pendidikan. Oleh karena itu, dibutuhkan pendidikan yang bermutu, berkarakter dan berdaya saing global. Dengan adanya pendidikan yang bermutu, berkarakter, dan berdaya saing global, Diharapkan akan memunculkan generasi yang tidak hanya cerdas namun berkarakter, mandiri dan memiliki mental bersaing dan mampu bekerja sama dalam tataran global, hal ini sesuai dengan tujuan pendidikan nasional dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2003.

Menciptakan pendidikan sebagaimana disebutkan di atas, bukan saja tanggung jawab pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saja, melainkan juga tanggung jawab semua pihak, termasuk masyarakat dalam wujud lembaga pendidikan swasta. Kontribusi untuk menciptakan pendidikan yang bermutu, berkarakter, dan berdaya saing global terbuka lebar bagi siapa saja yang mau berperan dalam memajukan sebuah bangsa.

Ini merupakan tantangan bagi semua. Tantangan ini makin terasa ketika Indonesia tengah memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Persaingan dalam dunia kerja tidak mengenal batas negara, karena dunia kerja di negeri ini pun dapat diperebutkan oleh SDM dari negara-negara lain di ASEAN begitu pula sebaliknya. Tentu saja hal ini harus disadari. Oleh karena itu, penciptaan pendidikan yang bermutu, berkarakter serta berdaya saing global harus kita wujudkan.

Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia yang berdiri sejak 30 Juli 2003 memiliki visi “Menjadi pusat penggerak dan pemberdaya Sekolah Islam Terpadu di Indonesia menuju sekolah efektif dan bermutu”. Visi ini sangat relevan dalam membantu meningkatkan peran dan kontribusi Sekolah Islam Terpadu (SIT) di tengah berlangsungnya MEA. JSIT Indonesia terus berupaya mengembangkan pendidikan bermutu, berkarakter, dan berdaya saing global serta religius sesuai dengan jati diri keindonesiaan. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya SIT yang berprestasi baik dalam bidang akademik maupun non akademik di tingkat nasional maupun internasional.

Saat ini JSIT Indonesia memiliki anggota 2.317 sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia, yang terdiri dari PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK yang tersebar dalam 7 Regional, yaitu Regional Sumatra bagian Utara, Regional Sumatra bagian Selatan, Regional DKI – Banten dan Jawa Barat, Regional Jateng – DIY, Regional Kalimantan, Regional Jatim – Bali – Nusa Tenggara, dan Regional Sulawesi – Maluku – Papua dengan total 33 provinsi di Indonesia.

JSIT Indonesia telah melakukan berbagai aktivitas yang menunjang dalam menyinergikan kekuatan sekolah-sekolah Islam se-Indonesia. JSIT Indonesia terus melebarkan sayapnya dalam bekerja sama dalam dunia pendidikan ke berbagai negara di dunia seperti ICEE (International Center for Educational Excellence) sejak tahun 2007 dan tahun 2012 dengan AFAQ (Association For Academic Quality) Pakistan. Kerja sama ini akan terus dilakukan agar perkembangan global khususnya di dunia pendidikan dapat terus dikawal untuk diambil manfaatnya dalam meningkatkan mutu pendidikan Indonesia.

Peningkatan mutu pendidikan terus dilakukan di seluruh SIT melalui berbagai kegiatan agar sesuai dengan standar mutu SIT. Bahkan untuk melakukan penjaminan mutu, JSIT Indonesia telah merancang program akreditasi khusus sesuai dengan Standar Mutu yang telah ditetapkan. Sejalan dengan hal tersebut, JSIT Indonesia senantiasa bermitra dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional dalam meningkatkan mutu dan akses perluasan pendidikan.

Untuk lebih meningkatkan peran dalam memajukan pendidikan di Indonesia dan mengokohkan organisasi JSIT Indonesia, maka kami berencana untuk mengadakan kegiatan Musyawarah Nasional IV JSIT Indonesia, yang Insya Allah akan diselenggarakan pada hari Kamis – Ahad, 27 – 30 Juli 2017 di Lombok Nusa Tenggara Barat.

Mari Sukseskan MUNAS 4 JSIT INDONESIA!

Outdoor Learning : Belajar Tentang Ciri-Ciri Tumbuhan dan Hewan di Kebun Jeruk Setiling

SDIT Anak Sholeh Praya selalu mengadakan kegiatan kunjungan belajar sesuai tema pembelajaran dalam sekali 3 bulan di tempat-tempat yang terkait materi pembelajaran. Kelas 2 Abdurrahman bin Auf & Abu Bakar Ash-Shiddiq kali ini mengunjungi Kebun Jeruk Desa Setiling dengan materi “Ciri-ciri Tumbuhan dan Hewan” pada mata pelajaran Sains.Peserta Kunjungan Kelas 2 kali ini berjumlah 38 Siswa.

Kunjungan ini dilaksanakan pada :

Hari/Tgl : Kamis, 02 Maret 2017

Waktu    : 09.00-11.30 Wita

 

Tujuan Kunjungan :

  1. Siswa dapat mendeskripsikan tumbuhan atau binatang di sekitar secara sederhana dengan bahasa tulis
  2. Siswa dapat menulis ciri-ciri tumbuhan atau binatang berdasarkan pengamatan

Time Schedule kunjungan :

 

No. Waktu Kegiatan
1. 07.00-08.00 Persiapan dan Absensi
2. 08.00-09.00 Berangkat kelokasi
3. 09.00-09.20 Murajaah Hafalan Qur’an & Pembukaan
4. 09.30-11.00 Penyampaian materi dari PLTD
5. 10.00-10.30 Penjelasan & berkeliling melihat tumbuhan atau binatang di sekitar
6. 10.30-11.00 Mengisi LKS yang telah diberikan dan penyerahan cindera mata
7. 11.00-12.00 Persiapan Pulang ke sekolah

Outdoor Learning : Kunjungan Belajar Lapangan Ke PLTD Ampenan Dengan Tema Sumber Energi

Secara rutin, SDIT Anak Sholeh Praya selalu mengadakan kegiatan kunjungan belajar sesuai tema pembelajaran di tempat-tempat yang terkait. Kali ini  kami  mengunjungi kantor PLTD Ampenan Mataram untuk dapat mendukung pembelajaran pada materi SAINS tentang  ENERGI (energi listrik) untuk ananda kami yang duduk di kelas III dan IV sejumlah 44 siswa.

Adapun tujuan umum kunjungan ini adalah untuk menambah pengalaman dan pengetahuan siswa/siswi SDIT Anak Sholeh Praya tentang proses menghasilkan energi listrik.

Kunjungan ini dilaksanakan pada :

Hari/Tgl : Kamis, 02 Maret 2017

Waktu   : 09.00-11.30 Wita

 

Tujuan Kunjungan :

Siswa dapat mengidentifikasi sumber-sumber energi yang ada di lingkungan sekitar.

  • Untuk memberikan pengetahuan kepada siswa tentang bagaimana proses menghasilkan energ listrik dan menghemat energi listrik di rumah dan lingkungan.
  • Melatih siswa untuk dapat membiasakan menggunakan alat-alat listrik secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan.

 

Time Schedule kunjungan :

 

No. Waktu Kegiatan
1. 07.00-07.30 Persiapan Berangkat
2. 07.30-08.30 Berangkat kelokasi
3. 08.30-09.00 Sambutan dari pihak PLTD
4. 09.00-10.00 Penyampaian materi dari PLTD
5. 10.00-10.30 Keliling untuk melihat sumber energi listrik yang dipandu oleh pihak PLTD
6. 10.30-11.00 Penyerahan Cindera hati/Parcel dan  Pembagian Door Prize
7. 11.00-12.00 Persiapan Pulang ke sekolah

Ciri-Ciri Sekolah Yang Berkualitas

Bagi Orang tua, mencari sekolah berkualitas adalah sebuah pertaruhan. Alih-alih ingin sang buah hatinya menjadi anak yang berkarakter, bisa jadi malah jadi korban promosi belaka. seringkali para Ortu juga terlena pada label “terakreditasi A” yang terpampang di sebuah sekolah. Bisa juga tergiur dengan aneka foto kegiatan dan fasilitas yang terpampang di brosur atau nampak terlihat megah di lingkungan sekolah tsb.

Tidak salah memang, jika para Ortu menjadikan hal-hal tersebut di atas sebagai salah satu indikator dalam memilih sekolah bagi buah hati tercinta. Namun sangat bijaksana jika dapat sedikit mengeksplorasi informasi dan menggali lebih dalam mengenai sejumlah fasilitas yang ditawarkan dan beraneka prestasi yang diunggulkan dari sekolah yang hendak dijadikan tempat terbaik bagi pendidikan putra/i tersayang.

Mengapa perlu mengeksplorasi lebih dalam? apakah sekolah akan memberikan informasi tsb? Ada ungkapan The Man Behind The Gun yang mengajak kita untuk mengetahui apa dan siapa yang memegang kendali. Di sekolah ada Guru, pimpinan sekolah dan pengelola (yayasan atau PT). Beberapa hal yang layak dieksplorasi para ortu di antaranya :

  1. Bagaimana cara sekolah mencapai Visi dan Misi yang telah dicanangkan
  2. Apakah ada jaminan kualitas dari sekolah sehingga anak didiknya mencapai visi dan misi yang dicita-citakan
  3. Apakah sekolah memiliki SOP yang berlaku dan mengalami revisi sesuai kebutuhan?
  4. Bagaimana masing-masing peran Guru, Pimpinan Sekolah dan Pengelola dalam mencapai kualitas pendidikan bagi peserta didik.
  5. Adakah proses pengembangan dan peningkatan prestasi kerja Guru yang berkesinambungan dan berkelanjutan?
  6. Adakah hasil-hasil riset yang dikembangkan di sekolah
  7. Apakah fasilitas yang ada berhasil dikelola untuk sebesar-besarnya bagi peningkatan kualitas anak didik dan kreatitias para Guru?
  8. Berapa persen siswa yang berprestasi secara akademik mamupun non akademik? Dsb.

Salah satu sekolah yang menjadikan MUTU sebagai panglima dalam penyelenggaraannya, maka mereka akan memeberikan informasi yang jelas dan akurat, sehingga para Ortu akan merasakan sajian yang Well Informed.

Berikutnya, di bawah ini adalah panduan memilih sekolah yang berkualitas, sangat cocok bagi para Ortu yang kini sedang hunting sekolah bagi anak-anaknya. Bagi seorang Guru atau Pengelola Pendidikan, panduan ini juga sangat bermanfaat, untuk mengukur sejauh mana sekolah tempatnya mengajar atau sekolah yang dikelolanya memiliki standard yang prima dan berkualitas.

Merujuk pada pemikiran Edward Sallis, Sudarwan Danim (2006) dalam bukunya Visi Baru Manajemen Sekolah: Dari Unit Birokrasi ke Lembaga Akademik,  mengidentifikasi 13 ciri-ciri sekolah bermutu, yaitu *:

  1. Sekolah berfokus pada pelanggan, baik pelanggan internal maupun eksternal.
  2. Sekolah berfokus pada upaya untuk mencegah masalah yang muncul , dengan komitmen untuk bekerja secara benar dari awal. Umumnya ditunjukkan dengan adanya SOP.
  3. Sekolah memiliki investasi pada sumber daya manusianya, sehingga terhindar dari berbagai “kerusakan psikologis” yang sangat sulit memperbaikinya. SDM dipandang sebagai aset yang di maintain, bukan alat yang kapan saja bisa diganti.
  4. Sekolah memiliki strategi untuk mencapai kualitas, baik di tingkat pimpinan, tenaga pendidik, maupun tenaga administratif. Penyelengaraan Training yang berjenjang dan berkelanjutan adalah salah satu ciri kuatnya.
  5. Sekolah mengelola atau memperlakukan keluhan sebagai umpan balik untuk mencapai kualitas dan memposisikan kesalahan sebagai instrumen untuk berbuat benar pada masa berikutnya. Keluhan customer dipandang sebagai “perhatian” bukan kritikan
  6. Sekolah memiliki kebijakan dalam perencanaan untuk mencapai kualitas, baik untuk jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang.
  7. Sekolah mengupayakan proses perbaikan dengan melibatkan semua orang sesuai dengan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawabnya.
  8. Sekolah mendorong orang dipandang memiliki kreativitas, mampu menciptakan kualitas dan merangsang yang lainnya agar dapat bekerja secara berkualitas.
  9. Sekolah memperjelas peran dan tanggung jawab setiap orang, termasuk kejelasan arah kerja secara vertikal dan horozontal.
  10. Sekolah memiliki strategi dan kriteria evaluasi yang jelas.
  11. Sekolah memandang atau menempatkan kualitas yang telah dicapai sebagai jalan untuk untuk memperbaiki kualitas layanan lebih lanjut.
  12. Sekolah memandang kualitas sebagai bagian integral dari budaya kerja.
  13. Sekolah menempatkan peningkatan kualitas secara terus menerus sebagai suatu keharusan

Nah, demikianlah sharing mengenai ciri-ciri sekolah berkualitas, semoga dapat memandu para ortu, Guru dan Para pengelola pendidikan agar mendapatkan atau menjadikan sekolah yang berkualitas

Kegiatan Mabit Pra-Uji Publik Hafalan Juz 30 dan/ Juz 29 Angkatan II Tahun 2017

Deskripsi kegiatan ;

TujuanKegiatan

  • Menyiapkan Ananda untuk menuntaska nhafalan juz 30 dan/atau juz 29
  • Muroja’ah juz 30 dan/atau juz 29
  • Meningkatkan ruhiyah Ananda melalui kegiatan tahajud berjama’ah dan Renungan malam
  1. PesertaPelatihan

Peserta mabit adalah semua siswa kelas 3-khalid bin Walid dan 4-Ibnu Sina serta siswa kelas 1 & 2 yang akan menuntaskan juz 30 (di rekomendasikanoleh guru Al-qur’an).

WaktuPelaksanaan ;

Selama1 hari 1 malam  (Sabtu pukul08.00 – Ahad pukul 07.00)

Tanggal 17 – 18 Februari 2017 (hari Sabtu-Ahad)

Tempat : MUSHALLA SDIT ANAK SHOLEH PRAYA

Pendamping Tahfidz

  • Ustadz Fathur
  • Ustadz Turmuzi
  • Ustadz Bukran
  • Ustadz Agus Setya
  • Ustadz Luqman
  • Ustadzah Dian
  • Ustadzah Neta
  • UstadzahNanik
  • Ustadzah Ela
  • Ustadzah Nita

Perlengkapan yang dibawa :

  1. Mushaf Al-Qur’an
  2. Alat Sholat­­
  3. Pakaian Ganti
  4. Alat Mandi
  5. Snack
  6. Botol Minum (Yang dapat digunakan untuk isi ulang, contoh : Tupperware, dll)
  7. Obat-obatan pribadi

DRAFT ACARA

“MABIT PRA UJI PUBLIK”

 

HARI/TANGGAL WAKTU KEGIATAN
Sabtu, 17 Februari 2017 08.00 – 08.30 Registrasi
08.30 – 08.50 Sholat Dhuha
08.50 – 09.00 Pembagian Kelompok
09.00 – 10.00 Murojaah Ziyadah 1
10.00 – 10.30 Istirahat
10.30 – 12.00 Tidur siang (kailulah)
12.00 – 13.00 Ishoma
13.00 – 15.30 Ziyadah 2
15.30 – 16.00 Ishosnack
16.00 – 18.00 Ziyadah 3
18.00 – 19.00 Isho Maghrib
19.00 – 20.00 Murojaah bersama
20.00 – 20.30 Makan malam
20.30 – 21.00 Nonton bareng (motivasi)
21.00 – 03.00 Tidur
 
Ahad, 18Februari 2017 03.00 – 04.00 Tahajjud + Renungan
04.00 – 05.45 Ziyadah 4, sholat Subuh dan Al Ma’tsurat
05.45 – 06.30 Senam + Persiapan pulang
06.30 – 07.00 Penjemputan